INSPIRASI
September 21, 2011 Leave a Comment
Dengan sayup-sayup alunan album Linkin Park – Thousand Suns (2011), saya mulai menulis blog lagi setelah vakum lebih dari setahun. Terus terang saya kembali mencoba menulis blog lagi setelah membaca blog resminya bepe, pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (www.bambangpamungkas20.com). Di situ saya meresapi tulisan Bepe mengenai banyak hal termasuk segala permasalahan di Tim Nasional kita. Bahasa yang digunakan mudah dipahami, terkesan bahasa sehari-hari namun sopan dalam penyampaian. Design blog yang sederhana namun kental jiwa nasionalisme. Nice blog bro… it’s inspired me…
Setelah lebih dari setahun ini vakum blogging, banyak hal terjadi. Sejak resign, dimulailah babak baru kehidupan saya. Hidup di kota yang baru dengan tradisi, budaya, dan denyut perekonomian yang berbeda. Budaya kerja baru di lingkungan Pemerintahan Kota Tarakan yang berbeda dengan budaya kerja perusahaan asing asal jepang, tempat saya bekerja sebelumnya di Jakarta. Tinggal bersama istri tercinta dengan lika-liku kehidupan sebagai suami istri, hingga kini telah hadir buat hati kami yang kami beri nama Rr. Aisha Gendhis Tunggadewi. Semoga keluarga kecil kami mendapat limpahan rahmat dan kebahagiaan dari Allah SWT selamanya… Amiin.
PNS Yang Baik
Kepindahan saya ke tempat bekerja yang baru ini ternyata memerlukan adaptasi yang luar biasa. Keseharian yang tenggelam dalam riset produk, target peluncuran produk, meeting yang menyita waktu, business trip ataupun training ke luar negeri yang menyenangkan telah saya lewati. Itu saya anggap sebagai prestasi atas pencapaian impian saya sewaktu kuliah juga sebagai pendidikan budaya kerja untuk bekal saya nanti. Ketika bekerja di kantor maupun business trip, saya amati cara berpikir, cara berkoordinasi, dan tingkat disiplin mereka. Suatu hari kami sedang business trip bersama GM dan Manager ke Kota Osaka dan Tokyo, Jepang dan agenda hari itu adalah market survey. Di sana saya melihat jalanan di kota-kota tersebut terbilang sangat lengang di jam kerja. Area parkir terisi kendaraan tersusun rapi, sulit menemukan orang-orang berjalan alias sepi. Stasiun Subway pun tampak sangat sepi (waktu itu tampak hanya tinggal penjaga loketnya saja, kurang lebih jam 10 pagi). Kereta Subway-nya pun sama. Saya menarik kesimpulan bahwa selama jam kerja bisa dikatakan tidak ada karyawan / penduduk yang keluyuran. Semua orang tenggelam dalam aktivitasnya masing-masing. Sebuah nilai kedisiplinan yang membuat saya berdecak kagum. Saya menilai apa yang Negara Jepang dapatkan sekarang adalah buah dari kedisiplinan, komitmen, dan kerja keras mereka. Hal itulah yang saya coba bawa sebagai modal saya bekerja sebagai PNS. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa image aparat pemerintah sekarang sudah sangat buruk di mata masyarakat. Walaupun mungkin sangat kecil, tapi saya ingin memulai perubahan itu…
Banyak hal yang dapat kita petik sebagai inspirasi. Tergantung bagaimana kita meresapi nilai positif dari inspirasi tersebut untuk dapat kita wujudkan dalam sikap dan tindakan menuju kehidupan yang lebih baik….
selesai.